Berdoa adalah suatu ibadah yang sangat dianjurkan. Untuk lebih terkabulnya doa, ada beberapa waktu isti-mewa yang berdoa pada waktu-waktu tersebut meru-pakan sebab terkabulnya doa seperti: pada sepertiga malam yang terakhir, antara adzan dan iqomah, ketika sedang sujud, ketika berbuka puasa, pada hari ‘Arofah, dan waktu-waktu lain sebagaimana yang telah diterangkan oleh Rosulullohsholallohu alaihi wasallam.
Adapun berdoa di sisi makam para wali, maka hal ini tidak pernah dicontohkan oleh Rosululloh sholallohu alaihi wasallam maupun salah seorang sohabatnya. Oleh karena itu, ImamHafiz Jalaluddin Suyuti Syâfi’i berkata dalam kitabnya al-Amru bil Ittibâ’ halaman 63:
“Jika seseorang sengaja solat di sisi kubur atau berdoa untuk dirinya supaya dikabulkan hajat-hajatnya dengan mengharap keberkahan dari kubur tersebut, maka ini adalah suatu penentangan terhadap Alloh dan Rosul-Nya serta pelanggaran terhadap agama dan syari’at-Nya. Perbuatan tersebut adalah menga-da-ada (bid’ah) dalam agama yang tidak pernah diizinkan oleh Alloh dan Rosul-Nya, tidak juga dibenarkan oleh para Imam kaum muslimin yang mengikuti jejak dan sunnah Rosul.”
Rosululloh sholallohu alaihi wasallam tidak pernah mencontohkan atau menganjurkan berdoa kepada Alloh Ta'ala di sisi kuburan. Ini adalah suatu bid’ah yang diada-adakan. Kuburan bukan tempat yang diberkahi oleh Alloh Ta’ala!
sumber!!...
www.abumujahidah.blogspot.comDisusun oleh: Lajnah Ilmiah Marwah Indo Media (MIM) Bogor






0 komentar:
Posting Komentar