Rabu, 05 November 2014

Pendidikan Islam Sebagai Sebuah Sistem





Definisi Sistem
Sistem berasal dari bahasa Latin systēma atau bahasa Yunani sustēma yang berarti suatu kesatuan yang terdiri dari komponen atau elemen yang dihubungkan bersama untuk memudahkan aliran informasi, materi, atau energi.
Beberapa definisi ‘sistem’ yang dikemukakan oleh para ahli:
1). Sistem adalah sekelompok bagian atau komponen-komponen yang bekerja sama sebagai suatu kesatuan fungsi.
2). Sistem merupakan suatu seri atau rangkaian beberapa bagian yang berhubungan dan bergantung sedemikian rupa, hingga menimbulkan interaksi dan saling pengaruh.

Sistem Pendidikan
Pendidikan pada hakikatnya merupakan interaksi komponen-komponen yang esensial dalam upaya mencapai tujuan pendidikan.
Perpaduan antara keharmonisan dan keseimbangan serta interaksi unsur esensial pendidikan, pada tahap operasional sangat menentukan keberhasilan pendidikan.

Pendidikan Islam
Pendidikan Islam merupakan bimbingan atau pimpinan secara sadar yang dilakukan oleh si pendidik kepada si terdidik secara terus menerus terhadap perkembangan jasmani dan rohaninya demi terciptanya kepribadian utama, yaitu kepribadian muslim. Marimba (1982)
Dengan kata lain pendidikan Islam merupakan usaha sungguh-sungguh yang dilakukan oleh pendidik dalam membina dan membentuk generasi muslim sesuai dengan tujuan syariah Islam. 

Pengertian Komponen Pendidikan
Komponen merupakan bagian dari suatu sistem yang memiliki peran dalam keseluruhan berlangsungnya suatu proses untuk mencapai tujuan suatu sistem.
Komponen pendidikan berarti bagian-bagian dari sistem/ proses pendidikan yang menentukan berhasil dan tidaknya atau ada dan tidaknya proses pendidikan.
Dapat dikatakan bahwa untuk berlangsungnya proses kerja pendidikan diperlukan keberadaan komponen-komponen tersebut.

Komponen-Komponen Pendidikan Islam
1). Asas/ dasar pendidikan
2). Tujuan pendidikan
3). Program/ kurikulum pendidikan
4). Pendidik
5). Peserta didik
6). Sarana dan prasarana pendidikan
7). Strategi, metode, pendekatan pendidikan
8). Evaluasi pendidikan

0 komentar:

Posting Komentar